www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Makelar Tanah Senilai Rp 400 Juta di Bangkalan Madura Menyerah ...

Posted by On 1:40 AM

Makelar Tanah Senilai Rp 400 Juta di Bangkalan Madura Menyerah ...

Berita bangkalan

Makelar Tanah Senilai Rp 400 Juta di Bangkalan Madura Menyerah di Tangan Polisi

Unit Pidek Satreskrim Polres Bangkalan menagkap seorang makelar tanah, H Muzammil (46), warga Jalan Pandian Desa/Kecamatan Burneh, Bangkalan

Makelar Tanah Senilai Rp 400 Juta di Bangkalan Madura Menyerah di Tangan Polisisurabaya.Tribunnews.com/Ahmad FaisolMakelar tanah, H Muzamil (46), warga Jalan Pandian Desa/Kecamatan Burneh ketika diperiksa penyidik Pidek Satreskrim Polres Bangkalan atas perkara penipuan terkait jual beli tanah senilai Rp 400 juta

SURYA.co.id | BANGKALAN - Unit Pidek Satreskrim Polres Bangkalan menagkap seorang makelar tanah, H Muzammil (46), warga Jalan Pandian Desa/Kecamatan Burneh, Bangkalan ketika berada di Jalan Raya Gebang Kelurahan Bancaran, Rabu (31/10/2018).

Ia dilaporkan pembeli tanah, HM Jasuli Nur (60) warga Desa Besanah, Kecamatan Tanah Merah atas perkara penipuan dalam hal pembelian tanah senilai Rp 400 juta di Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan.

"Ia betul. Terlapor berperan sebagai makelar," singkat Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Jeni Aljauza yang memimpin penangkapan terlapor.

Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Suyitno mengungkapkan, harga sebesar Rp 400 juta disampaikan tersangka di tahun 2015 silam sudah termasuk sertifikat hak milik.

"Terlapor menawarkan tanah kepada pelapor. Namun sampai dengan saat dilaporkan, tanah beserta sertifikat yang dijanjikan ke pelapor tidak diberikan," ungkap Suyitno.

H Jasuli Nur akhirnya memilih untuk melaporkan kasus tersebut pada April 2018. Atas perkara penipuan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP.

Sejak saat itu, dijelaskan Suyitno, pihaknya terus memantau keberadaan terlapor. H Muzamil lantas ditangkap ketika diketahui turun dari mobil di Jalan Raya Gebang Kelurahan Bancaran.

"Saat ini kami tengah mendalami kasus ini. Barang bukti yang kami amankan adalah kwitansi pembayaran bermaterai 6.000," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol Editor: Fatkhul Alami Ikuti kami di Video PilihanSumber: Google News | Liputan 24 Tanah Merah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »