www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Tim Ekspedisi Papua Terang Berhasil Survei 292 Desa

Posted by On 10:33 PM

Tim Ekspedisi Papua Terang Berhasil Survei 292 Desa

Pendataan tim Ekspedisi Papua Terang pada salah satu kampung di Timika. (Dok: PLN Papua dan Papua Barat)Jayapura, BUMIPAPUA.COM â€" Dalam sepekan, Tim Ekspedisi Papua Terang mampu melakukan survei 50 persen desa dari target yang ditentukan. Dalam kerjanya, Ekspedisi Papua Terang berhasil melakukan survei pada 292 desa yang tersebar di Papua dan Papua Barat. Pelaksanaan survei yang dimulai sejak 28 Juli, rencananya akan dilakukan survei pada sekitar 415 desa yang ada di 5 posko, yakni Jayapura, Timika, Merauke, Wamena, dan Nabire selama dua bulan.Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua PLN, Ahmad Rofik, menyebutkan kerja Tim Ekspedisi Papua Terang dapat mempercepat kelistrikan di Papua. “Kerja Tim Ekspedisi baru sepekan, ta pi sudah menyurvei lebih dari 50 persen desa-desa yang ditargetkan. Ini berkat bantuan digital map dari LAPAN. Jumlah desa ini terus berkembang sesuai dengan kondisi di lapangan. Mengingat ada pula desa yang mengalami pemekaran,” kata Ahmad Rofik.Mahasiswa ITB, Hamzah Imanul Haq, yang ikut dalam Ekspedisi Papua Terang berkisah selama survei para peserta juga sembari belajar mengenai kehidupan masyarakat di Papua. Ia pun menyebutkan bahwa seluruh tim bekerja dengan kompak dan saling membantu.“Masyarakat pegunungan di Wamena ramah dan terbuka, sehingga survei berjalan baik. Kami juga dipersiapkan segala perlatan dan biaya hidup sehingga fokus kami dapat terarah dengan baik untuk ekspedisi ini,” kata Hamzah.Jalan Kaki Berjam-jam

Tim Ekspedisi Papua Terang menapaki sebuah jembatan untuk menuju desa di Kabupaten Jayawijaya. (Dok: PLN Papua dan Papua Barat)Kondisi geografis dan sosial di Papua menjadi tantangan bagi tim selama melaksanakan survei. Sebut saja untuk mencapai satu kampung di Kabupaten Lanny Jaya, tim yang terdiri dari mahasiswa, pegawai PLN, anggota TNI AD, maupun perwakilan pemerintah setempat, harus menempuh perjalanan darat selama 4 jam dari Posko di Wamena menuju Tiom, ibu kota Lanny Jaya. Jalan yang dilalui pun sebagian merupakan tanah basah yang sulit dilalui oleh kendaraan bermotor. Apalagi kebanyakan jalan ke desa di Tiom hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki karena harus melalui jalan setapak, jalur gunung maupun sungai. Setelah 4 jam ditempuh dengan perjalanan darat, tim tiba di salah satu desa di Kecamatan Wiringgambut yang memiliki jumlah penduduk sekitar 350 orang.“Tim terus berusaha mendapatkan data akurat, agar dapat mempercepat pembangunan infrastuktur kelistrikan masyarakat di sana. Kami juga mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh tim. Semua kegia tan terus kami pantau,” kata Ahmad Rofik.Selain kondisi demografi, tim juga menyurvei titik koordinat desa dan potensi energi baru terbarukan di desa tersebut. Seperti potensi pembangkit hydro dari sungai maupun pontesi energi surya. Hasil survei akan diolah kembali hingga akhir September yang akan menjadi gambar desain dan rincian kebutuhan material untuk setiap sistem kelistrikan desa yang akan dibangun.Rasio desa berlistrik di Papua dan Papua Barat saat ini baru mencapai 30,39%. Pada 2018, PLN berhasil melistriki 51 desa di Papua. Sementara pada 2017, PLN melistriki 242 desa di Tanah Papua. Untuk itu PLN akan terus berupaya mempercepat pembangunan listrik desa di wilayah Indonesia timur tersebut untuk mencapai target 1.216 desa.Ekspedisi Papua Terang ini melibatkan sekitar 500 peserta yang terdiri dari Mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Cenderawasih (U ncen); pegawai PLN; maupun Anggota TNI AD. Program ini merupakan wujud nyata bersinergi PLN bersama dengan stakeholders untuk mewujudkan percepatan pemerataan pembangunan di Indonesia Timur, khususnya elektrifikasi di desa-desa.(Katharina)Sumber: Google News | Liputan 24 Tiom

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »