www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Teror Kelompok Bersenjata Papua, Warga Nduga Mengungsi ke ...

Posted by On 6:28 PM

Teror Kelompok Bersenjata Papua, Warga Nduga Mengungsi ke ...

Teror Kelompok Bersenjata Papua, Warga Nduga Mengungsi ke Timika Reporter:

Antara

Editor:

Ninis Chairunnisa

Jumat, 6 Juli 2018 11:48 WIB
Ratusan pengungsi warga tiga desa, Banti, Utikini dan Kimbeli, Distrik Tembagapura dicatat datanya oleh petugas Pemda, di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Papua, 20 November 2017. ANTARA FOTO

Ratusan pengungsi warga tiga desa, Banti, Utikini dan Kimbeli, Distrik Tembagapura dicatat datanya oleh petugas Pemda, di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Papua, 20 November 2017. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Timika - Para pengungsi asal Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, hingga kini terus berdatangan ke Agats, Kabupaten Asmat, yang merupakan daerah tetangga terdekat. Gelombang pengungsi ini terjadi setelah meningkatnya gangguan keamanan oleh kelompok bersenjata belakangan ini.

Kepala Dinas Sosial Asmat Amir Makhmud mengatakan saat ini ada 116 pengungsi Kenyam yang ditampung sementara di rumah sewa Dinas Sosial Asmat, Gereja Kristen Injili Agats, dan Rumah Adat Tongkonan Ikatan Keluarga Toraja Asmat. "Pengungsi warga non-Papua dengan jumlah sebanyak 66 orang untuk sementara menempati Rumah Tongkonan Agats. Sedangkan 50 warga asli Papua ditempatkan di rumah sewa di Jalan Amborep Agats," kata Amir saat dihubungi Antara, Jumat, 6 Juli 2018.

Baca: Jokowi Diminta Investigasi Kasus Kekerasan di Paniai Papua

Menurut Amir, Kabupaten Asmat, yang berbatasan langsung den gan Kabupaten Nduga, memang menjadi pilihan utama warga saat mengungsi dari Kenyam akibat situasi keamanan di daerah itu mencekam pascateror penembakan oleh kelompok bersenjata.

Para pengungsi harus menempuh perjalanan belasan jam dari Batas Batu ke Agats, ibu kota Kabupaten Asmat, dengan menumpang perahu motor menyusuri sungai-sungai lebar di wilayah itu. Aksi pengungsian besar-besaran warga Kenyam tidak saja dilakukan oleh warga non-Papua yang bekerja sebagai pedagang, buruh bangunan, peternak, dan aparatur pemerintah di Kabupaten Nduga. Pengungsian juga dilakukan warga asli Papua asal Yahukimo, Jayawijaya, dan sejumlah kabupaten di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

Amir memperkirakan gelombang pengungsian warga Kenyam ke Agats masih akan terus terjadi hingga beberapa waktu. Para pengungsi yang sementara ditampung di Agats rencananya akan pulang ke kampung halaman mereka masing-masing. Mereka masih menunggu kedatangan kapal Pelni, KM Leuser, yang dijadwalkan akan si nggah di Pelabuhan Agats, Asmat, pada 11 Juli dan selanjutnya berlayar menuju Pelabuhan Paumako, Timika.

Baca: 10 Tahun Terakhir, 30 Polisi Papua Tewas oleh Kelompok Bersenjata

Hingga kini sudah dua gelombang pengungsi Kenyam tiba di Timika. Gelombang pertama pengungsi Kenyam tiba di Timika pada Ahad, 1 Juli, dengan jumlah 45 orang, menggunakan KM Tatamailau dari Agats, Asmat. Selanjutnya, pada Rabu, 4 Juli lalu, sebanyak 106 pengungsi Kenyam tiba di Timika menggunakan KM Sirimau dari Agats, Asmat.

Selain menampung para pengungsi, Pemerintah Kabupaten Asmat, Papua, membantu memfasilitasi tiket kapal Pelni untuk mengangkut para pengungsi Kenyam ke Timika dengan menggelontorkan biaya Rp 162 juta.

Lihat Juga


Terkait
  • Polisi Gandeng TNI Kejar Kelompok Bersenjata di Papua

    Polisi Gandeng TNI Kejar Kelompok Bersenjata di Papua

    1 hari lalu
  • Pilkada 2018, Partisipasi Pemilih di Papua Paling Tinggi

    Pilkada 2018, Partisipasi Pemilih di Papua Paling Tinggi

    1 hari lalu
  • TNI Tak Mengejar Kelompok Bersenjata di Nduga Papua

    TNI Tak Mengejar Kelompok Bersenjata di Nduga Papua

    1 hari lalu
  • Polda Papua Bantah Ada Penembakan dari Helikopter di Nduga

    Polda Papua Bantah Ada Penembakan dari Helikopter di Nduga

    1 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Benarkan Penangkapan Politikus, KPK: Bukan Idrus Marham, Tapi...

    Benarkan Penangkapan Politikus, KPK: Bukan Idrus Marham, Tapi...

    13 jam lalu
  • Pemindahan Ibu Kota, Pemerintah Mulai Petakan Lahan di Kalteng

    Pemindahan Ibu Kota, Pemerintah Mulai Petakan Lahan di Kalteng

    15 jam lalu
  • Tunjangan Kinerja Polri - TNI Naik, PKS: Jangan Backing Maksiat

    Tunjangan Kinerja Polri - TNI Naik, PKS: Jangan Backing Maksiat

    15 jam lalu
  • PDIP - Demokrat Bakal Pertemukan Puan Maharani dengan AHY

    PDIP - Demokrat Bakal Pertemukan Puan Maharani dengan AHY

    16 jam lalu
  • Foto
  • KPK Hari Ini, dari Nota Kesepahaman KY ke Wa Ode Nurhayati

    KPK Hari Ini, dari Nota Kesepahaman KY ke Wa Ode Nurhayati

    11 jam lalu
  • TNI Tiba di Hawaii untuk Ikuti Latihan Gabungan RIMPAC 2018

    TNI Tiba di Hawaii untuk Ikuti Latihan Gabungan RIMPAC 2018

    20 jam lalu
  • Melihat Rumah Juara Dunia Lalu Muhammad Zohri yang Memprihatinkan

    Melihat Rumah Juara Dunia Lalu Muhammad Zohri yang Memprihatinkan

    21 jam lalu
  • Deretan Kursi Kosong dalam Rapat Paripurna DPR Ke-30

    Deretan Kursi Kosong dalam Rapat Paripurna DPR Ke-30

    1 hari lalu
  • Video
  • Bahas Pilpres 2019, Demokrat Temui PDIP

    Bahas Pilpres 2019, Demokrat Temui PDIP

    15 jam lalu
  • Bakal Calon Anggota DPR Belum Mendaftar

    Bakal Calon Anggota DPR Belum Mendaftar

    1 hari lalu
  • Sandiaga Uno Pastikan 6 Ruas Tol Dalam Kota Selesai 2023

    Sandiaga Uno Pastikan 6 Ruas Tol Dal am Kota Selesai 2023

    1 hari lalu
  • Alasan TGB Dukung Presiden Joko Widodo

    Alasan TGB Dukung Presiden Joko Widodo

    2 hari lalu

  • terpopuler
  • 1

    Polisi Tendang Seorang Ibu, AKBP Yusuf Dicopot dari Jabatannya

  • 2

    Benarkan Penangkapan Politikus, KPK: Bukan Idrus Marham, tapi...

  • 3

    Dicopot dari Jabatan Kapolres Ketapang, Ini Penjelasan Sunario

  • 4

    Viral Video Polisi Menendang Seorang Ibu, Kapolri Marah Besar

  • 5

    Klarifik asi Kapolres Ketapang Perihal Foto Kantor Bersama Polisi

  • Fokus
  • DKI Kebut Bereskan Trotoar Sebelum Asian Games 2018, Bisakah?

    DKI Kebut Bereskan Trotoar Sebelum Asian Games 2018, Bisakah?

  • Negosiasi Panjang Freeport, RI Akhirnya Kuasai 51 Persen Saham

    Negosiasi Panjang Freeport, RI Akhirnya Kuasai 51 Persen Saham

  • Pemerintah Cari Celah Keuntungan Perang Dagang Amerika - Cina

  • Kecam Duterte, Gereja Katolik Serukan Berdoa dan Berpuasa 3 Hari

    Kecam Duterte, Gereja Katolik Serukan Berdoa dan Berpuasa 3 Hari

  • Terkini
  • Hasto Ungkap Suasana Pertemuan Jokowi dan Megawati di Batu Tulis

    Hasto Ungkap Suasana Pertemuan Jokowi dan Megawati di Batu Tulis

    2 jam lalu
  • Panglima TNI Angkat Menantu Hendropriyono Menjadi Pangkostrad

    Panglima TNI Angkat Menantu Hendropriyono Menjadi Pangkostrad

    4 jam lalu
  • Menteri Susi Pudjiastuti Lulus SMA, PDIP Memujinya Seperti Ini

    Menteri Susi Pudjiastuti Lulus SMA, PDIP Memujinya Seperti Ini

    5 jam lalu
  • Penangkapan KPK di Rumah Dinas Mensos, Apa Kata Idrus Marham?

    Penangkapan KPK di Rumah Dinas Mensos, Apa Kata Idrus Marham?

    5 jam lal u
  • Keluarga Lalu Muhammad Zohri: Sebagian Hadiah Uang Buat Masjid

    Keluarga Lalu Muhammad Zohri: Sebagian Hadiah Uang Buat Masjid

    5 jam lalu
  • Seorang Polisi di Blitar Diduga Lakukan Pencabulan

    Seorang Polisi di Blitar Diduga Lakukan Pencabulan

    6 jam lalu
  • Suap Eni Saragih Diduga Terkait Kewenangan Komisi VII DPR

    Suap Eni Saragih Diduga Terkait Kewenangan Komisi VII DPR

    10 jam lalu
  • Kena OTT KPK, Anggota DPR Eni Saragih Langsung Diperiksa Penyidik

    Kena OTT KPK, Anggota DPR Eni Saragih Langsung Diperiksa Penyidik

    11 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Lalu Muhammad Zohri Membuat Kejutan di Finlandia

    Sprinter yang akan berlaga di Asian Games 2018, Lalu Muhammad Zohri mengharumkan nama Indonesia di ajang kejuaraan dunia atletik U-20 di Finlandia.

    Sumber: Google News | Liputan 24 Timika

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »