www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Polisi Gandeng TNI Kejar Kelompok Bersenjata di Papua

Posted by On 12:43 AM

Polisi Gandeng TNI Kejar Kelompok Bersenjata di Papua

Polisi Gandeng TNI Kejar Kelompok Bersenjata di Papua Reporter:

Fransisco Rosarians Enga Geken

Editor:

Rina Widiastuti

Jumat, 13 Juli 2018 08:22 WIB
Kapolda Papua Boy Rafli Amar. TEMPO/Rully Kesuma

Kapolda Papua Boy Rafli Amar. TEMPO/Rully Kesuma

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, mengatakan polisi dan TNI sudah berkoordinasi untuk mengejar kelompok bersenjata yang menyerang di sejumlah tem pat di Papua. Dia mengklaim telah pula berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

“Saya sudah rapat bersama Bupati Nduga, Gubernur Papua, dan Pangdam Cenderawasih,” ucap Boy melalui pesan pendek, Kamis, 12 Juli 2018.

Baca: Kapolda Papua Jelaskan Serangan ke Kelompok Bersenjata di Nduga

Boy membantah anggapan bahwa polisi dan TNI gagal menangkap anggota kelompok bersenjata yang telah menguasai Kampung Angguru, Nduga, Papua, pada November tahun lalu. Kelompok ini diduga merupakan pelaku sejumlah serangan yang terjadi menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak pada 27 Juni lalu. “Polisi tak akan menunggu jatuh korban lagi,” kata Boy.

Serangan pertama yang dilakukan kelompok tersebut adalah menembaki pesawat Dimonim Air asal Timika pada 22 Juni 2018. Ketika serangan terjadi, pesawat tersebut tengah mengangkut 17 personel bantuan dari Brigade Mobil Polri untuk mengamankan pemilihan gubernur Papua. Pilot pesawat luka-luka aki bat terkena serpihan peluru.

Penembakan kedua terjadi terhadap pesawat Trigana Air yang disewa pasukan Brimob Polda Papua dan masyarakat di sekitar Bandara Kenyam, Nduga, Papua, pada 25 Juni 2018. Serangan ini menyebabkan tiga orang tewas dan seorang anak terluka bacok. Penembakan kembali terjadi secara tak terarah tepat pada hari rencana pemungutan suara. Dua serangan ini menunda proses pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Nduga.

Baca: Bupati Nduga Papua Minta Aparat Tak Lakukan Serangan dari Udara

Berlanjut pada 6 Juli, penembakan kembali terjadi ketika personel Brimob mengamankan Bandara Kenyam. Anggota Resimen 1 Pelopor Brimob, Bharada Rafindo Refli Sagala, terkena tembakan dalam serangan itu. Kelompok yang sama juga menyerang rombongan pembawa kertas suara hasil pemungutan suara di Distrik Torere, Puncak Jaya, Papua. Dalam serangan ini, dua anggota kepolisian dan Kepala Distrik Torere meninggal akibat luka tembak.

Juru bicara Polda Pa pua, Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal, mengatakan kelompok bersenjata kembali melakukan serangan di Nduga, Papua, 11 Juli lalu. Kelompok tersebut menembaki helikopter yang mengangkut bahan makan bagi aparat keamanan. Serangan tersebut langsung dibalas pasukan Brimob Polda Papua yang sudah berada di sekitar lokasi. "Baku tembak terjadi selama satu jam sejak pukul 16.00 WIT," kata Kamal.

Wakil Bupati Nduga, Wentius Nimiangge, melayangkan protes terhadap tindakan aparat gabungan TNI-Polri menyerang Kampung Alguru di Kenyam, Nduga. Menurut dia, operasi tersebut dilaksanakan secara tertutup dan tak diketahui pemerintah daerah. Serangan tiba-tiba tersebut juga memicu perlawanan dari kelompok bersenjata yang tengah bersembunyi.

Baca: TNI Tak Mengejar Kelompok Bersenjata di Nduga Papua

Akibat baku tembak ini, menurut Wentius, warga setempat langsung mengungsi ke hutan, ke arah Agats, dan Mimika. Dia menyebutkan, sejumlah warga mengalami trauma dan luka-luka. Hal inilah yang kemudian menjadi alasan Pemerintah Kabupaten Nduga meminta Polri dan TNI menarik pasukannya. “Bupati dan wakil ada di sini, kenapa tidak dilapori? Orang-orang ini harus ditarik," katanya.

ANDITA RAHMA

Lihat Juga


Terkait
  • Pilkada 2018, Partisipasi Pemilih di Papua Paling Tinggi

    Pilkada 2018, Partisipasi Pemilih di Papua Paling Tinggi

    8 jam lalu
  • TNI Tak Mengejar Kelompok Bersenjata di Nduga Papua

    TNI Tak Mengejar Kelompok Bersenjata di Nduga Papua

    17 jam lalu
  • Kapolri Copot 2 Kapolres karena Langgar Kode Etik

    Kapolri Copot 2 Kapolres karena Langgar Kode Etik

    18 jam lalu
  • Polda Papua Bantah Ada Penembakan dari Helikopter di Nduga

    Polda Papua Bantah Ada Penembakan dari Helikopter di Nduga

    18 jam lalu
  • Rekomendasi
  • Hingga Hari ke-10, Belum Ada Parpol Daftarkan Calegnya ke KPU

    Hingga Hari ke-10, Belum Ada Parpol Daftarkan Calegnya ke KPU

    55 menit lalu
  • Viral Video Polisi Menendang Seorang Ibu, Kapolri Marah Besar

    Viral Video Polisi Menendang Seorang Ibu, Kapolri Marah Besar

    55 menit lalu
  • Polisi Tendang Seorang Ibu, AKB   P Yusuf Dicopot dari Jabatannya

    Polisi Tendang Seorang Ibu, AKBP Yusuf Dicopot dari Jabatannya

    2 jam lalu
  • Eks Napi Korupsi Incar Kursi DPD dari Bangka Belitung

    Eks Napi Korupsi Incar Kursi DPD dari Bangka Belitung

    3 jam lalu
  • Foto
  • TNI Tiba di Hawaii untuk Ikuti Latihan Gabungan RIMPAC 2018

    TNI Tiba di Hawaii untuk Ikuti Latihan Gabungan RIMPAC 2018

    2 jam lalu
  • Melihat Rumah Juara Dunia Lalu Muhammad Zohri yang Memprihatinkan

    Melihat Rumah Juara Dunia Lalu Muhammad Zohri yang Memprihatinkan

    4 jam lalu
  • Deretan Kursi Kosong dalam Rapat Paripurna DPR Ke-30

    Deretan Kursi Kosong dalam Rapat Paripurna DPR Ke-30

    21 jam lalu
  • Idrus Marham Wisuda Delapan Desa Sejahtera Mandiri di Jawa Barat

    Idrus Marham Wisuda Delapan Desa Sejahtera Mandiri di Jawa Barat

    23 jam lalu
  • Video
  • Bakal Calon Anggota DPR Belum Mendaftar

    Bakal Calon Anggota DPR Belum Mendaftar

    21 jam lalu
  • Sandiaga Uno Pastikan 6 Ruas Tol Dalam Kota Selesai 2023

    Sandiaga Uno Pastikan 6 Ruas Tol Dalam Kota Selesai 2023

    1 hari lalu
  • Alasan TGB Dukung Presiden Joko Widodo

    Alasan TGB Dukung Presiden Joko Widodo

    1 hari lalu
  • TGB Berbicara Ekono   mi Pasar Pancasila

    TGB Berbicara Ekonomi Pasar Pancasila

    2 hari lalu

  • terpopuler
  • 1

    Ditanya Soal Cak Imin Jadi Cawapres, Jokowi Acungkan Jempol

  • 2

    Polisi Tendang Seorang Ibu, AKBP Yusuf Dicopot dari Jabatannya

  • 3

    Lalu Muhammad Zohri Juara Dunia, Ini Kata TGB

  • 4

    Viral Video Polisi Menendang Seorang Ibu, Kapolri Marah Besar

  • 5

    Soal Cawapres, Demokrat: Bak Main Catur, Jokowi Sulit Angkat Kuda

  • Fokus
  • Negosiasi Panjang Freeport, RI Akhirnya Kuasai 51 Persen Saham

    Negosiasi Panjang Freeport, RI Akhirnya Kuasai 51 Persen Saham

  • Pemerintah Cari Celah Keuntungan Perang Dagang Amerika - Cina

    Pemerintah Cari Celah Keuntungan Perang Dagang Amerika - Cina

  • Kecam Duterte, Gereja Katolik Serukan Berdoa dan Berpuasa 3 Hari

    Kecam Duterte, Gereja Katolik Serukan Berdoa dan Berpuasa 3 Hari

  • KPU Menunggu Gugatan Rekapitulasi Hasil Suara Pilkada 2018

    KPU Menunggu Gugatan Rekapitulasi Hasil Suara Pilkada 2018

  • Terkini
  • KPK Periksa Eks Sekpri Atut Chosiyah dalam Kasus TPPU Wawan

    KPK Periksa Eks Sekpri Atut Chosiyah dalam Kasus TPPU Wawan

    40 menit lalu
  • Diperiksa KPK, Bekas Wakil Bupati Malang Akui Jadi Makelar Proyek

    Diperiksa KPK, Bekas Wakil Bupati Malang Akui Jadi Makelar Proyek

    44 menit lalu
  • KPU Tidak akan Perpanjang Jadw   al Pendaftaran Caleg

    KPU Tidak akan Perpanjang Jadwal Pendaftaran Caleg

    58 menit lalu
  • Hingga Hari ke-10, Belum Ada Parpol Daftarkan Calegnya ke KPU

    Hingga Hari ke-10, Belum Ada Parpol Daftarkan Calegnya ke KPU

    1 jam lalu
  • Klarifikasi Kapolres Ketapang Perihal Foto Kantor Bersama Polisi

    Klarifikasi Kapolres Ketapang Perihal Foto Kantor Bersama Polisi

    1 jam lalu
  • Lalu Muhammad Zohri Juara Dunia, PDIP Ucapkan Selamat

    Lalu Muhammad Zohri Juara Dunia, PDIP Ucapkan Selamat

    2 jam lalu
  • Dicopot dari Jabatan Kapolres Ketapang, Ini Penjelasan Sunario

    Dicopot dari Jabatan Kapolres Ketapang, Ini Penjelasan Sunario

    2 jam lalu
  • Viral Video Polisi Menendang Seorang Ibu, Kapolri Marah Besar

    Viral Video Polisi Menendang Seorang Ibu, Kapolri Marah Besar

    2 jam lalu
  • Polisi Tendang Seorang Ibu, AKBP Yusuf Dicopot dari Jabatannya

    Polisi Tendang Se orang Ibu, AKBP Yusuf Dicopot dari Jabatannya

    3 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Survei Menyebutkan Anies Baswedan Calon Kuat Pendamping Prabowo

    Dalam survei yang lakukan Maret dan Mei 2018 menyebutkan Anies Baswedan merupakan calon yang cocok untuk Prabowo Subianto.

    Sumber: Berita Papua

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »