www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pegawai BPN Hilangkan Dokumen Tanah, Ada Apa?

Posted by On 9:00 PM

Pegawai BPN Hilangkan Dokumen Tanah, Ada Apa?

MALANG KOTA â€" Mobil dinas (mobdin) pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Malang dibobol maling, Jumat lalu (27/7). Dokumen penting terkait pertanahan yang tersimpan di dalam mobil tersebut raib setelah kaca mobil pecah. Apakah ini kejahatan biasa atau ada motif lain terkait dugaan penguasaan tanah?

Mobil bernopol N 972 AP yang dibobol maling itu milik fungsional umum analis pengaturan pertanahan BPN Kota Malang Isa Suryo Astanto. Dia baru menyadari mobilnya dibobol maling saat makan di warung Jalan Ki Ageng Gribig, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang.

”Saya makan di warung depan kantor Kelurahan Lesanpuro,” katanya saat ditemui kemarin (28/7).

Dia bersama tiga rekannya makan sekitar pukul 16.00. Sementara mobilnya diparkir di tepi jalan. Usai makan, Isa yang akan melakukan peninjauan di Kelurahan Tlogowaru itu kaget setelah mengetahui kaca mobilnya di bagian kiri pecah. Isa bertambah kaget saat melihat barang di dalam mobilnya raib. Yaitu alat tulis, perlengkapan kerja, atribut kerja, dan laptop.

”Nah, laptop itu isinya penting. Itu alat kerja saya,” ujarnya.

Laptop Del i3 warna merah itu berisi data kerjanya. Dia menyimpan banyak data mulai data pengolahan spasial pertanahan, identifikasi penguasaan penelitian pemanfaatan dan penggunaan tanah, juga data lahan pertanian pangan berkelanjutan.

Isa mengklaim tidak ada analis lain di BPN yang mempunyai data selengkap dirinya karena dirinya satu-satunya analis untuk bidang tersebut. Begitu juga dengan denah penataan pertanahan yang tersimpan di dalam laptop merah tersebut.

”Hanya saya yang punya dan itu data hampir rampung. Data sepenuhnya belum saya back up,” kata pria asal Tulungagung itu.

Isa harus memulai lagi proses pendataan dari awal. Padahal, dia melanjutkan, dirinya sudah merampungkan analisis sekitar 80 persen. Saat ini dia hanya memasrahkannya kepada polisi. Pasca kasus pembobolan mobil bermodus pecah kaca, Polsek Kedungkandang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Kedungkandang Kompol Suko Wahyudi tidak berkomentar banyak terkait motif pembobolan mobil pegawai BPN tersebut. ”Masih kami selidiki,” katanya singkat ketika dikonfirmasi, kemarin.

Terpisah, Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menambahkan, pihaknya terus melakukan patroli dan memantau kasus pecah kaca dan kejahatan jalanan lainnya.

”Kami pantau terus. Tim Hunter Makota fokus untuk patrol satgas kejahatan jalanan,” kata mantan kabag Ops Polrestro Jakpus itu.

Pewarta: Fajrus Shiddiq
Penyunting: Mahmudan

Sumber: Google News | Li putan 24 Tanah Merah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »