www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Liga 3 dan efek Piala Dunia

Posted by On 5:11 AM

Liga 3 dan efek Piala Dunia

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
    • Pilkada Papua
    • Lingkungan
    • Interaktif
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
    • Rilis pers
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
    • Infografis
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Liga 3 dan efek Piala Dunia
  • Jumat, 06 Juli 2018 â€" 18:28
  • 615x views
Liga 3 dan efek Piala Dunia Wasit asal Asprov PSSI Papua ini sempat oleng dan pusing. Nyaris, ia cepat ditolong. Wasit Uti Wombaybabo menutup mulut sambil jalan dibantu tim medis - Jubi/Jean Bisay Jean Bisay [email protected] Editor : LipSus Duta GenRe Papua ajak generasi muda jauhi narkoba dan seks bebas Features | Sabtu, 07 Juli 2018 | 18:15 WP MRP kecam aksi kekerasan pada perempuan dan anak di Yahukimo Features | Selasa, 03 Juli 2018 | 15:52 WP Komunitas Nol Sampah ajak warga “diet plastik” Features | Selasa, 03 Juli 2018 | 15:12 WP Walhi Papua: Jangan pilih calon pemimpin perusak lingkungan Features | Senin, 25 Juni 2018 | 23:23 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal be rita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Uti Wombaybabo, asisten wasit 1 yang bertugas saat pertandingan Persintan menjamu Persimi, Rabu sore (4/7/2018) di lapangan Angkatan Laut, harus mengelus dada.

Saat pertandingan babak kedua sedang berlangsung sekira menit ke-55. Wasit asal Asprov PSSI Papua ini sempat oleng dan pusing. Nyaris, ia cepat ditolong.

Melihat situasi itu, spontan salah satu pendukung tim Persimi yang berdiri paling dekat, langsung gerak cepat memapah Wombaybabo keluar dari pinggir lapangan.

Sejurus kemudian sejumlah panitia diantaranya Nico Ramandey, Yotam Fonataba hi ngga pengawas pertandingan yang bertugas saat itu, John Ohee bersama tim medis segera mendatangi Uti Wombaybabo dan membawanya ke meja panitia.

Tim medis lakukan tensi. Hasil tekanan darahnya sangat rendah. Dalam istilah medis disebut hipotensi. Tugas Wombaybabo diganti wasit cadangan Ezra Ayomi.

Dokter Clay Mosche Bisay yang bertugas di Puskesmas Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua menjelaskan hipotensi terjadi ketika tekanan darah di bawah 90/60 mmHg. Tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg.

Angka 90 disebut sistolik, yaitu tekanan ketika jantung berdetak memompa darah, sedangkan angka 60 disebut diastolik, yaitu tekanan saat jantung istirahat.

Umumnya, tekanan darah rendah, meski kronis sekalipun, tidak berbahaya jika penderita tidak mengalami gejala-gejala seperti mual, pusing, kelelahan, kehausan, penglihatan tidak jelas, pernapasan menjadi cepat dan dangkal, kurang konsentrasi dan pingsan.

Meski tergolong ringan, tekanan darah y ang terlalu rendah bisa memicu kerusakan jantung dan otak.

Uti Wombaybabo saat ditanya Jubi mengaku, ia seperti hilang kesadaran dan mata berkunang-kunang.

Faktor kurang istirahat dan telat makan, salah satu penyebab kondisinya drop saat bertugas sebagai asisten wasit.

"Malam saya tahan mata (bergadang) nonton bola pertandingan babak 16 besar Piala Dunia antara Swedia lawan Swiss kemudian lanjut nonton Inggris lawan Kolombia. Pagi langsung ke kantor setelah itu lanjut ke lapangan bertugas. Saya juga tidak makan seharian hanya minum air saja," jelasnya.

Yohan Morin, messuer tim Persimi Sarmi menambahkan apa yang dialami Uti Wombaybabo cepat dapat ditolong. "Seandainya tidak ada yang cepat melihat kejadian itu, mungkin dia (Uti) sudah jatuh pingsan dan situasinya akan berbeda," katanya kepada Jubi.

Dua hari sebelumnya, Senin (2/7/2018) di lapangan Bergendal Argapura, dua klub pendatang baru di Liga 3 Papua, Harapan Putra (Harput) menjamu Sarmi FC. Menit ke-13, Sarmi FC unggul 1-0 lewat gol Habel Dance Mamantar.

Bench tim Harput sunyi. Pelatih, ketua umum hingga pengurus terdiam sejenak. Sebelum turun minum pada menit ke-38, Harput baru membalas untuk samakan skor 1-1. Gol tercipta lewat finalti. Yang eksekusi kapten tim, Geovani Numberi.

Daniel Womsiwor, pelatih sekaligus konsultan fisik Harput mengaku kepada Jubi, sebelum bertanding, analisa fisik pemain pada pagi hari banyak yang drop.

"Malam pemain mungkin kurang tidur karena nonton piala dunia. Itu terbukti saat periksa denyut nadi basal (setelah bangun tidur pagi) banyak di atas angka rata-rata. Akibatnya berpengaruh pada penampilan," katanya.

Womsiwor katakan denyut nadi adalah denyutan arteri dari gelombang darah yang mengalir melalui pembuluh darah sebagai akibat dari denyutan jantung.

“Denyut nadi dapat dipakai sebagai tolak ukur kondisi jantung,” jelas Womsiwor.

< p>Kembali ke lapangan Angkatan Laut setelah kejadian yang menimpa Uti Wombaybabo, hal unik lain terjadi.

Saat pergantian pemain tim Persintan, Yotam Fonataba yang mengambil tugas ini sedikit kesulitan, sebab peyangga ujung sisi dari papan pergantian pemain terlepas seluruhnya.

Ketua panitia Nico Dimo yang hadir di lapangan selesai pertandingan langsung turun tangan memperbaiki papan pergantian yang terlepas.

Efek Piala Dunia 2018 Rusia sangat terasa hingga di Papua. Kompetisi Liga 3 adalah momen memilih pesepakbola terbaik untuk perkuat tim PON Papua 2020, tetapi juga generasi penerus Persipura.

Panitia pelaksana dan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua seyogianya harus peka dan bijak dalam mensikapi semua kondisi ini. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Amilton Olivera pelatih baru Persipura

Selanjutnya

PODSI Papua butuh venue dayung

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Story Map : Enam pelanggaran lingkungan yang dilakukan Freeport
Sabtu, 02 Juni 2018 | 08:45
Diproduksi : JUBI Dominasi Tanah Papua di laga Persebaya VS Persipura
Rabu, 30 Mei 2018 | 11:07
Diproduksi : JUBI Jejak dan ketangguhan Sang Jenderal PERSIPURA
Senin, 28 Mei 2018 | 18:54
Diproduksi : JUBI Pembunuhan misterius OAP selama tahun 2015-2016
Senin, 28 Mei 2018 | 12:16
Diproduksi : admin West Papua Solidarity For EARTHQUAKE DISASTER IN NEW GUINEA
Minggu, 27 Mei 2018 | 08:37
Diproduksi : West Papua UPdates Tiga Lembaga Publik yang paling sering dilaporkan Masyarakat Papua ke Ombudsman
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:18
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) ‹ › Terkini
  • Masyarakat nilai kinerja Panwaslu tidak netral dalam Pilkada Paniai

    Meepago â€" Selasa, 10 Juli 2018 | 17:06 WP
  • Sekolah harus berwawasan lingkungan

    Nabire Membangun â€" Selasa, 10 Juli 2018 | 16:51 WP
  • KPU Yalimo bantah adanya pencoblosan sebelum hari H

    Pilkada Papua â€" Selasa, 10 Juli 2018 | 16:42 WP
  • Pemda Jayawijaya berupaya perbaiki fasilitas di lokasi FBLB

    Lapago â€" Selasa, 10 Juli 2018 | 16:34 WP
  • 66 jamaah calon haji Jayawijaya diberangkatkan

    Lapago â€" Selasa, 10 Juli 2018 | 16:29 WP
  • Perda denda dan peradilan adat di Jayawijaya belum disosialisasikan

    Lapago â€" Selasa, 10 Juli 2018 | 16:20 WP
  • PM PNG dorong masalah Papua dibawa ke komite dekolonisasi PBB

    Nasional & Internasional â€" Selasa, 10 Juli 2018 | 16:07 WP
  • Kereta tergelincir di Turki tewaskan 10 orang

    Dunia â€" Selasa, 10 Juli 2018 | 14:36 WP
  • Di Pasar Doyo Baru, harga bumbu dapur melambung

    Ekonomi â€" Selasa, 10 Juli 2018 | 14:29 WP
  • Tertimpa bencana, Jepang batalkan lawatan perdana menteri

    Dunia â€" Selasa, 10 Juli 2018 | 14:20 WP
Populer TPN-PB: Kemerdekaan West Papua tidak turun dari langit Polhukam |â€" Minggu, 01 Juli 2018 WP | 7138x views Peringati kemerdekaan Papua Barat, mahasiswa dan pemuda di Manokwari doa bersama Domberai |â€" Minggu, 01 Juli 2018 WP | 4463x views Bintang Kejora dikibarkan di depan stand Indonesia dalam MACFest di Honiara Berita Papua |â€" Senin, 09 Juli 2018 WP | 3945x views KPU Jayawijaya gelar pleno terbuka rekapitulasi Pilbup dan Pilgub Pilkada Papua |â€" Kamis, 05 Juli 2018 WP | 3233x views Datangi asrama mahasiswa Papua di Surabaya, aparat keamanan diduga lakukan pelecehan seksual Berita Papua |â€" Sabtu, 07 Juli 2018 WP | 2904x views STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balik papan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Liputan 24 Oksibil

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »