www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kepala Syahbandar Larantuka Sebut Tiga Pelabuhan Ini Rawan ...

Posted by On 10:34 AM

Kepala Syahbandar Larantuka Sebut Tiga Pelabuhan Ini Rawan ...

Berita Larantuka

Kepala Syahbandar Larantuka Sebut Tiga Pelabuhan Ini Rawan dari Sisi Keselamatan

Kepala Sahbandar Larantuka Simon B Baon menyebut tiga pelabuhan sangat rawan kecelakaan.

Kepala Syahbandar Larantuka Sebut Tiga Pelabuhan Ini Rawan dari Sisi KeselamatanPOS-KUPANG.COM/FELIKS JANGGUKepala Syahbandar Larantuka, Simon B Baon

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Kepala Sahbandar Larantuka Simon B Baon menyebut tiga pelabuhan sangat rawan kecelakaan.

Tiga pelabuhan tersebut, yakni pelabuhan Pante Paloh-Wureh, Pante Paloh-Tanah Merah, dan Pelabuhan Larantuka-Tobilota.

Simon memberikan peringatan keras kepada nelayan masyarakat Pelra Flores Timur pada pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) surat keterangan kecakapan 60 Mil dan basic safety training kapal layar motor di Aula San Juan Larantuka Senin (23/7/2018).

Baca: Adelina Maakh Ingatkan Buktikan Cinta Tak Harus Turunkan Celana

Simon Baon meminta perhatian pemerintah terkait masalah keselamatan berlayar di Flotim. Kata Simon Baon kapal sebagai moda transportasi utama masyarakat Flotim namun belum didukung alat keselamatan.

Sahbandar Larantuka dengan fungsinya sebagai lembaga pengawas keselamatan berlayar, kata Simon Baon, mungkin akan mengambil tindakan tegas dan meminta masyarakat harus memahami.

Mayoritas angkutan penumpang di Flotim, kata Simon Baon, didominasi oleh kapal-kapal tradisional yang dari sisi keselamatan sangat minim sekali.

Simon Baon menyebutkan tiga pelabuhan ini didominasi kapal tradisional dan belum memadai dari sisi keselamatan.

Pertama pelabuhan Pante Paloh-Wureh, Pante Paloh-Tanah Merah, dan Pelabuhan Larantuka-Tobilota.

Tiga pilar utama yakni masyarakat, pengusaha dan pemerintah, kata Simon Baon harus bersinergi peduli akan keselamatan berlayar.

Simon Baon mengingatkan kembali bencana nasional yang terjadi di Danau Toba dan Selayar beberapa waktu lalu. Kecelakaan itu terjadi karena kurangnya pengawasan dan kesadaran masyarakat.

Tambah Simon Baon diklat itu sebagai perwujudan program kementerian perhubungan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai nawa cita Jokowi.

Simon Baon mengatakan diklat itu sudah memasuki gelombang kedua. Gelombang pertama sebanyak 700 lebih dan gelombang kedua 600 lebih. (*)

Penulis: Felix Janggu Editor: Kanis Jehola Sumber: Pos Kupang Ikuti kami di Ular Piton Raksasa Sepanjang 7 Meter Ditangkap Warga Puuwanggudu Sulawesi Tenggara Sumber: Google News | Liputan 24 Tanah Merah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »