www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Akibat Pohon Tumbang, PLN Biak Kurangi Beban Listrik

Posted by On 10:35 AM

Akibat Pohon Tumbang, PLN Biak Kurangi Beban Listrik

Biak, TN â€" Akibat pohon tumbang di wilayah Bosnik, Distrik Biak Timur yang lalu. kini, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Biak mengalami devisit dan mengurangi beban sebesar 2,5 Megawatt (Mw) yakni terjadi pemadaman lampu secara bergilir.

Manajer PLN Area Biak, Yusak Thomas Mambor,Amd mengatakan, mesin dengan kecepatan 1500rpm rusak karena tertimpa pohon tumbang. Akibatnya, PLN harus menurunkan beban listrik. Terdapat 2 mesin PLN yang rusak, dimana 1 mesin itu memiliki besar 1 Megawatt (Mw) atau 1000 Kilo Watt Hour (Kwh).

“Kita punya mesin yang ada di pusat listrik ini, kecepatannya High Speed yakni 1500rpm per detik. Bayangkan saja kecepatan putaran seperti itu dikagetkan oleh gangguan pohon tumbang. Resikonya pohon tumbang kemarin, sekarang mesin saya di pusat listrik yang baru yakni katerpilar tidak bisa dinyalakan,”ujarnya Manajer PLN Area Biak, Yusak Thomas Mambor,AMd kepada media ini, Senin (23/7).

Ia mengatakan pihaknya sudah menindak lanjuti penurunan beban tersebut dengan melakukan koordinasi bersama pihak Manajer Sektor PLN Jayapura. Kini Listrik di area Biak sudah stabil. Sebab, saat trouble itu, ia langsung meminta pihak trakindo untuk memperbaiki mesin katerpilar yang ngejem secara tiba-tiba.

“Setelah tiba 3 hari penurunan beban, pihak trakindo berhasil melepas liner dari waena dan kemudian dikirim kembali ke Biak. Saat ini listrik di Biak sudah stabil, karena pada hari sabtu dan minggu yang lalu, pihak dari trakindo katerpilar sudah membongkar dan memperbaiki mesin kami,”jelasnya.

Lanjutnya, thomas meminta agar kiranya masyarakat dapat menjadi mitra PLN yang baik dan mempermudah PLN mengadakan jalur penerangan di area masyarakat. Pasalnya, masyarakat kerap kali keras kepala saat PLN meminta masyarakat menebang pohon yang menghambat jalur jaringan listrik.

Bahkan, kerap kali masyarakat meminta ganti rugi kepada PLN saat pohon diarea tanah mereka terpaksa dipangkas rantingnya. Berdasarkan, Ruang Hampa Udara atau Right Of Way (Row) mengatakan bahwa tanaman atau apapun itu harus berjarak 2 meter dari jaringan.

“Minimal ke belakang, ke depan, kiri dan kanan harus ada jarak 2 meter dari jaringan. Nah sering kali dilapangan, saat kami minta permisi untuk memangkas tangkai pohon yang menghalangi jaringan, hal ini selalu jadi kesulitan. Oleh sebab itu, saya menghimbau, mari masyarakat kita bersinergi menjadi Biak terang-benderang. Jangan, ketika lampu mati baru marah-marah PLN. Padahal bapak-ibu menyulitkan kami,”bebernya.

Sumber: Google News | Liputan 24 Biak

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »