www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Proyek tak dibayar, kontraktor Biak ancam demo

Posted by On 1:43 AM

Proyek tak dibayar, kontraktor Biak ancam demo

TUTUP Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Na sional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
    • Pilkada Papua
    • Lingkungan
    • Interaktif
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara< /li>
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
    • Rilis pers
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
    • Infografis
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Proyek tak dibayar, kontraktor Biak ancam demo
  • Rabu, 13 Juni 2018 â€" 14:08
  • 36x views
Proyek tak dibayar, kontraktor Biak ancam demo Selain rencana demo, para kontraktor telah bertekad untuk tidak memilih (golput) di Pilkada 27 Juni nanti. Pernyataan tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemda Biak yang selama ini hanya memberikan janji-janji. Ketua Lembaga Adat (LMA) Kabupaten Biak Numfor, Yulius Steven Rawar - Jubi/Alex Alexander Loen [email protected] Editor : Edho Sinaga LipSus Tiga soal perempuan dan anak yang harus diakhiri Features | Senin, 11 Juni 2018 | 17:11 WP Jika tak peduli, 2050 lautan Indonesia akan dipenuhi sampah bukan ikan Features | Sabtu, 09 Juni 2018 | 14:25 WP Baptis Jayapura Keerom akan bikin seminar buat anak muda Features | Kamis, 07 Juni 2018 | 21:02 WP Papua targetkan bebas sampah plastik 2020 Features | Senin, 04 Juni 2018 | 19:04 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi â€" Sejumlah kontraktor di Kabupaten Biak Numfor berencana menggelar demo besar-besaran di Kantor Bupati setempat, akibat tak kunjung dibayarnya nilai proyek yang dikerjakan pada kegiatan tahun anggaran 2015, 2016 dan 2017 lalu.

& quot;Terlepas dari kepentingan politik, saya minta pemerintah segera selesaikan pembayaran hak-hak para kontraktor, apalagi sebagian besar mereka akan merayakan Idul Fitri. Hal ini guna menghindari asumsi negatif jelang pilkada 27 Juni 2018 nanti," kata Ketua Lembaga Adat (LMA) Kabupaten Biak Numfor, Yulius Steven Rawar, di Jayapura, Rabu (13/6/2018).

Selain rencana demo, para kontraktor telah bertekad untuk tidak memilih (golput) di Pilkada 27 Juni nanti. Pernyataan tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemda Biak yang selama ini hanya memberikan janji-janji.

"Tiga hari lalu mereka datang sampaikan aspirasi ini ke LMA. Jika pemerintah ada pendapat lain ada baiknya dalam waktu dekat (sebelum lebaran) mengundang lembaga adat dan kontraktor untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan ini," ujarnya.

Menurutnya, kontraktor yang datang mengadu ke LMA sekitar 60 orang lebih dan rata-rata mendapat pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum. Seme ntara berdasarkan aspirasi yang masuk, hal yang sama juga dialami para kontraktor yang mendapat pekerjaan pada dinas-dinas lainnya.

"Saya rasa pemerintah adalah manusia, sama seperti para kontraktor sehingga memiliki hak yang sama. Oleh karena itu, kami dari LMA berharap dalam waktu dekat bisa segera di proses untuk pembayaran," kata Rawar.

Rawar mengatakan, sebelumnya para kontraktor sudah lebih dulu bertemu dengan pihak Pemda, namun pemerintah tidak bisa memastikan kapan semua pekerjaan akan dibayar, padahal sebagian besar pekerjaan sudah selesai 100 persen.

"Untuk itu, saya minta dengan hormat pemerintah bisa segera menyelesaikan hak-hak para kontraktor. Apalagi kami ketahui anggaran besar ada pada pemerintah, tapi implementasi di lapangan ternyata masih ada masyarakat yang berteriak (mengeluh) tentang hak-hak mereka," katanya.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal membenarkan adanya beberapa kontraktor yang mendatangi Mapolda Papua untuk melaporkan apa yang dialami mereka.

"Meraka datang melapor karena ada pekerjaan beberapa tahun yang lalu masih belum terselesaikan adminitrasi dan pembayarannya. Untuk itu, saat ini sedang ditangani oleh kriminal khusus (Krimsus) Polda Papua," kata Kamal.

Untuk menindaklanjuti itu, dalam waktu dekat reserse kriminal khusus akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, karena semua harus melalui audit, mulai dari berapa persen yang sudah berjalan hingga bagaimana proses kerja, lelang dan sebagainya.

"Prosedur hukum akan dijalankan, karena dari situ akan jelas siapa yang bersalah, siapa tidak. Apakah nantinya apa yang dilakukan penjabat bupati Biak salah atau tidak. Intinya kepolisian hanya menjadi jembatan menuju proses keadilan, jadi kami sedang dalami ini mengingat kejadian ini sudah berapa tahun yang lalu," pungkasnya. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Tersangkut korupsi, Kadis PU Papua diganti usai Idul Fitri

Selanjutnya

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Story Map : Enam pelanggaran lingkungan yang dilakukan Freeport
Sabtu, 02 Juni 2018 | 08:45
Diproduksi : JUBI Dominasi Tanah Papua di laga Persebaya VS Persipura
Rabu, 30 Mei 2018 | 11:07
Diproduksi : JUBI Jejak dan ketangguhan Sang Jenderal PERSIPURA
Senin, 28 Mei 2018 | 18:54
Diproduksi : JUBI Pembunuhan misterius OAP selama tahun 2015-2016
Senin, 28 Mei 2018 | 12:16
Diproduksi : admin West Papua Solidarity For EARTHQUAKE DISASTER IN NEW GUINEA
Minggu, 27 Mei 2018 | 08:37
Diproduksi : West Papua UPdates Tiga Lembaga Publik yang paling sering dilaporkan Masyarakat Papua ke Ombudsman
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:18
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) ‹ › Terkini
  • Proyek tak dibayar, kontraktor Biak ancam demo

    Polhukam â€" Rabu, 13 Juni 2018 | 14:08 WP
  • Apakah Hela akan menjadi Bougainville berikutnya?

    Pasifik â€" Rabu, 13 Juni 2018 | 13:02 WP
  • Kepulauan Marshall hadiri KTT G7, bahas penangkapan ikan ilegal Pasifik

    Pasifik â€" Rabu, 13 Juni 2018 | 12:54 WP
  • Survei tunjukkan Fiji siap dipimpin PM perempuan

    Pasifik â€" Rabu, 13 Juni 2018 | 12:51 WP
  • Jaringan solidaritas West Papua buka desk baru di Selandia Baru

    Pasifik â€" Rabu, 13 Juni 2018 | 12:49 WP
  • ULMWP : 5 warga si pil Timika ditangkap karena aspirasi Papua Merdeka

    Berita Papua â€" Rabu, 13 Juni 2018 | 07:45 WP
  • 7 atlet NPC Papua ikut test event APG 2018

    Lembar Olahraga â€" Rabu, 13 Juni 2018 | 05:53 WP
  • Baru enam tim penuhi syarat, Liga 3 molor lagi

    Lembar Olahraga â€" Rabu, 13 Juni 2018 | 05:51 WP
  • KONI Papua minta Pengprov segera masukan program tahunan

    Lembar Olahraga â€" Rabu, 13 Juni 2018 | 05:43 WP
  • Penjual ku e kering mulai bermunculan di Pasar Pharaa

    Penkes â€" Selasa, 12 Juni 2018 | 22:13 WP
Populer Mahasiswa Papua mulai marak mengenakan koteka di kampus Seni & Budaya |â€" Minggu, 03 Juni 2018 WP | 20180x views Theodorus Kossay: Saya umat Katolik Keuskupan Jayapura Mamta |â€" Kamis, 07 Juni 2018 WP | 5900x views Gubernur PB dan Mendagri harus legowo terima putusan PTUN Polhukam |â€" Jumat, 08 Juni 2018 WP | 3526x views Pilkada Paniai, pasangan Meki-Oktopianus lawan kotak kosong Pilkada Papua |â€" Kamis, 07 Juni 2018 WP | 3106x views BTM minta Pangdam izinkan pema kaian tanah untuk Gereja Mamta |â€" Minggu, 10 Juni 2018 WP | 2666x views STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita B ali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Liputan 24 Biak

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »