GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Sekitar 8.000 nelayan Papua sudah punya kartu asuransi

Sekitar 8.000 nelayan Papua sudah punya kartu asuransi

Biak (ANTARA News) - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua FX Mote mengatakan sebanyak 8.675 nelayan yang beroperasi di wilayah Papua telah memiliki kartu a…

Sekitar 8.000 nelayan Papua sudah punya kartu asuransi

Biak (ANTARA News) - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua FX Mote mengatakan sebanyak 8.675 nelayan yang beroperasi di wilayah Papua telah memiliki kartu asuransi nelayan.
"Untuk jumlah kartu anggota nelayan telah mencapai 10.700 anggota, ya dengan kartu anggota nelayan dapat menerima manfaat program pemerintah," ungkap Kepala DKP Papua FX Mote di Biak, Sabtu.
Ia mengakui untuk membuat kartu nelayan dan kartu asuransi tidak sulit karena nelayan hanya perlu membawa kartu keluarga dan KTP, sedangkan pengurusannya gratis.
"Target ditetapkan pusat kepemilikan kartu asuransi hanya 8.050 nelayan namun kami berhasil mencapai hingga 8.675 nelayan," ungkap FX Mote menanggapi penerbitan kartu asuransi nelayan.
Ia pun menjelaskan manfaat dari kartu anggota dan asuransi nelayan adalah mendapat santunan kecelakaan serta kematian.
Ia lalu menceritakan satu ka sus di Kota Jayapura, di mana seorang nelayan meninggal dunia dan mendapatkan asuransi Jasindo sebesar Rp 165 juta.
PT Asuransi Jasindo sebagai pengelola program asuransi nelayan menyediakan santunan kecelakaan akibat melakukan penangkapan ikan di antaranya untuk kematian akibat kecelakaan sebesar Rp200 juta.
Serta kematian akibat selain kecelakaan maksimal Rp160 juta, cacat tetap Rp100 juta dan biaya pengobatan sebesar Rp20 juta.
Sedangkan untuk santunan kecelakaan akibat selain melakukan aktivitas penangkapan ikan di antaranya kematian akibat kecelakaan sebesar Rp160 juta, kematian akibat selain kecelakaan Rp160 juta, cacat tetap Rp100 juta dan biaya pengobatan Rp20 juta.

Pewarta: Muhsidin
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: Google News | Li putan 24 Biak

No comments