www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 5:49 PM

Koteka Suku Dani Juga Berfungsi Sebagai Dompet dan Tempat ...

Koteka Suku Dani Juga Berfungsi Sebagai Dompet dan Tempat Tembakau

Walau dalam teknologi suku Dani mungkin ketinggalan beribu-ribu tahun, namun dalam hal kesehatan mereka cukup maju.

Koteka Suku Dani Juga Berfungsi Sebagai Dompet dan Tempat TembakauOrang Suku Dani saat bakar batu.

TRIBUNMANADO.CO.ID â€" Walau mungkin dipandang masih berbau magis primitif, namun dalam hal kesehatan dan menjaga kebersihan lingkungan, kita masih harus banyak belajar dari mereka.

Dengan menumpang pesawat Fokker 27 milik Merpati kami terbang dari Jayapura ke Wamena. Dari situ dilanjutkan dengan pesawat Cessna ke Tiom. Pesawat tersebut khusus dicarter untuk kami.

Waktu itu penerbangan yang m elayani jalur reguler ke Tiom hanya MAF, perusahaaan penerbangan milik misi yang melayani daerah pedalaman saja. Pesawat yang dipakai Cessna, sesekali Twin Otter. Kalau mau naik pesawat hams pesan seminggu sebelumnya.

Baca: Ini Kisah Tenaga Kesehatan di Pedalaman Papua, Imunisasi Bayi di Tengah Hutan

Berdasarkan pesanan, MAF membuat jadwal penerbangan. Penerbangan bisa dibatalkan secara mendadak. Maklumlah karena penerbangan sangat tergantung pada cuaca dan pesawat juga berfungsi sebagai ambulans.

Bila ada kecelakaan, mereka akan membatalkan penerbangan yang sudah direncanakan, untuk mengangkut pasien.

Wamena - Tiom ditempuh dalam 20 menit. Ketika kami tiba tampak banyak orang menunggu di pinggir lapangan. Bukan hanya penduduk asli, tetapi juga pendatang. Kami bertanya-tanya, apa mereka berkumpul di situ untuk menyambut kedatangan bapak dan ibu dokter yang dianggap orang penting?

Belajar istilah organ tubuh dari mana?

Kecamatan Tiom, Kabupaten Jayawijaya, luasnya lebih besar dari sebuah kabupaten di Jawa, tetapi penduduknya hanya 40.000 jiwa. Tanahnya bergunung-gunung dan suhu udara pada malam hari bisa mencapai 10°C.

Penduduk pendatang hanya beberapa puluh orang saja, terdiri atas pegawai kantor kecamatan, guru, polisi dan tentara.

Hari-hari pertama sukar untuk berkomunikasi dengan pasien. Hampir semuanya tidak bisa berbahasa Indonesia. Seorang mantri terpaksa harus menjadi penerjemah. Untunglah ada seorang misionaris Australia yang memberi semacam kamus bahasa Dani - Indonesia.

Halaman selanjutnya 1234
Editor: Aldi_Ponge Sumber: Grid.ID Ikuti kami di Beredar Video Syur Disebut Mirip Dirinya, Aura Kasih: Heboh pada WA Gue, Sok Atuh D icek Sumber: Google News | Liputan 24 Tiom

thumbnail

Posted by On 5:47 PM

Pesawat Dimonim Air Ditembak Jelang Mendarat di Papua, Co Pilot ...

Pesawat Dimonim Air Ditembak Jelang Mendarat di Papua, Co Pilot Irena Nur Fadilah Jadi Korban

Terlihat pada video tersebut dokumen-dokumen yang ada di dalam pesawat bolong tertembus peluru

Pesawat Dimonim Air Ditembak Jelang Mendarat di Papua, Co Pilot Irena Nur Fadilah Jadi KorbanInstagramIrena Nur Fadilah (kanan) bersama rekannya.

TRIBUN BALI.COM, PAPUA - Co Pilot Irena Nur Fadilah (25) menjadi korban serpihan peluru yang ditembakkan orang tidak dikenal.

Penembakan itu terjadi saat pesawat yang diterbangkannya hendak landing di Bandara Distrik Kenyamanan Kabupaten Nduga Papua, Jumat (22/6/2018) siang.

Ia pun memposting peristiwa tersebut pada akun sosme d Instagram miliknya.

Baca: Kisah Pria Asal Sulawesi Barat Ditelan Piton, Warga Akui Dengar Suara ini dari Kebun Sawit

Baca: Piton Sebenarnya Bukan Pemangsa Manusia, Inilah Dugaan Kuat Penyebab Wa Tiba Ditelan Piton

Ia menulis "Iren kena tembak Astaghfirullah" di insta storynya.

Instagram Irena
Postingan Irena (Instagram)

Terlihat pada video tersebut dokumen-dokumen yang ada di dalam pesawat bolong tertembus peluru dan terlihat pada pergelangan kakinya terkena serpihan peluru.

Pada postingan insta story keduanya ia mengunggah video saat anggota polisi dari satuan Brimob dan TNI tiba guna melakukan pengamanan terhadap pesawat yang dikendarai Iren.

Postingan Irena (Instagram)
Postingan Irena (Instagram) ()

Terlihat juga bekas lubang tembakan peluru disisi kiri bagian depan pesawat.

Postingan insta story ketiganya Iren menuliskan "Iren tidak kenapa-kenapa manteman" dan memvideokan pergelangan kakinya yang tengah diobati oleh tim medis di Rumah Sakit.

Postingan Irena (Instagram)
Postingan Irena (Instagram)

Dari informasi yang didapatkan Tribun-Bali.com, pesawat milik maskapai Dimonim Air jenis Twin Otter dengan nomor register PK-HVU yang dipiloti Captain Kristo dengan Co Pilot Irena Nur Fadilah le pas landas dari Bandara Mozes Kilangin Timika pada pukul 12.20 WIT menuju Kenenyam Papua.

Baca: Jarang Terekspos Usai Dicerai Ahok, Penampilan Veronica Tan Jadi Sorotan

Baca: KMP Sumut II Tinggalkan Korban KM Sinar Bangun di Lautan, Begini Penjelasan Sang Kapten

Sekira pukul 13.05 WIT, disaat pesawat hendak landing di ujung Bandara Kenyam, pesawat tersebut diduga ditembak orang tidak dikenal sebanyak satu kali.

Kini pesawat Twin Otter tersebut tengah berada di Bandara Kenyam menunggu proses perbaikan dan pemeriksaan lebih lanjut pihak berwenang.

Hingga berita ini diturunkan dan mencoba konfirmasi kepada Iren belum mendapatkan jawaban.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin Editor: Aloisius H Manggol Sumb er: Tribun Bali Ikuti kami di Beredar Video Syur Disebut Mirip Dirinya, Aura Kasih: Heboh pada WA Gue, Sok Atuh Dicek Sumber: Google News | Liputan 24 Kenyam

thumbnail

Posted by On 4:26 PM

Ada 20 kasus perempuan dan anak di Nabire

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Mem bangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
    • Pilkada Papua
    • Lingkungan
    • Interaktif
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
    • Rilis pers
  • Resources
    • Blog< /li>
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
    • Infografis
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Perempuan dan Anak
  3. Ada 20 kasus perempuan dan anak di Nabire
  • Kamis, 21 Juni 2018 â€" 17:48
  • 255x views
Ada 20 kasus perempuan dan anak di Nabire kasus KDRT,umumnya dipicu oleh faktor ekonomi. Ada juga yang diakibatkan faktor selingkuh Sekretaris dan kabid perlindungan dan hak perempuan dan perlindungan khusus anak dinas P3A kabupaten nabire â€" Jubi/Titus Ruban. Titus Ruban [email protected] Editor : Syam Terrajana LipSus Sumber mata air Kali Kamwolker mulai mengering Features | Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP Pelestarian hutan harus didukung semua pihak Features | Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP Ada 20 kasus perempuan dan anak di Nabire Features | Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP Tiga soal perempuan dan anak yang harus diakhiri Features | Senin, 11 Juni 2018 | 17:11 WP

PERHATIAN!!!< /p> Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi â€" Kurun Januari -Juni tahun 2018, tercatat 20 kasus kekerasan perempuan dan anak yang dilaporkan dan kini ditangani Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Nabire.

“Empat merupakan Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan 16 kasus pelecehan seksual,” kata Susana Marwanaya, Kabid perlindungan dan hak perempuan dan perlindungan khusus anak dinas P3A Kabupaten Nabire, kepada Jubi, Kamis (21/6/2018)

Ke- 20 kasus tersebut, semuanya telah dilaporkan dan sedang diproses hukum oleh pihak berwajib.

“Jadi mereka lapor ke sini tapi juga sekaligus ke pihak kepolisian,” tuturnya.

Adapun untuk kasus KDRT,umumnya dipicu oleh faktor ekonomi. Ada juga yang diakibatkan faktor selingkuh, dan ujungnya terjadi tindak kekerasan. “Kalau sudah selingkuh, tidak pulang ke rumah dan memberi nafkah, ya sudah pasti ribut,” katanya.

Sementara untuk kasus pelecehan seksual, antara lain dipicu factor kurangnya perhatian orang tua kepada anak.

“Misalnya, anak dibiarkan main sendiri, sudah malam disuruh ke kios atau masih di luar rumah. Bila ada yang niat jahat ketemu, dan sebagainya. Ketemu di jalan dan pasti terjadi yang tidak diinginkan,” katanya.

Menurutnya, saat ini masyarakat setempat mulai sadar, melaporkan kasus kekerasan tersebut ke dinas dan pihak berwajib.

“Tahun â€" tahun sebelumnya kurang dilaporkan. mereka mungkin tidak berani lapor atau tak tahu mau lapor kemana. Sekarang masyarakat sudah sad ar,” imbuhnya.

Sekretaris Dinas P3A Kabupaten Nabire, Tajuwit menambahkan pihaknya terus berupaya menurunkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Antara lain dengan terus melakukan sosialisasi, baik kepada masyarakat maupun di kalangan pelajar.

“Juga ada upaya penanganan lewat Unit Pelaksanaan Teknik Perlindungan Perempuan Dan Anak (UPTPPA) serta gugus yang dibentuk di distrik â€" distrik, satuan teknis yang menangani perempuan dan anak.

Katanya, unit ini merupakan perpanjangan dari dinas. Jika ada kejadian kekerasan, unit inilah yang menaangani. “Bila diselesaikan di kampung akan bagus tapi kalau dilanjutkan maka kita akan tangani,” katanya.(*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Buka posko pemantau dan pengaduan pilkada, Ramandey: Ini amanat konstitusi

Selanjutnya

Peringati HUT Bhayangkara ke 72, puluhan polisi dan TNI sumbangkan darah

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Story Map : Enam pelanggaran lingkungan yang dilakukan Freeport
Sabtu, 02 Juni 2018 | 08:45
Diproduksi : JUBI Dominasi Tanah Papua di laga Persebaya VS Persipura
Rabu, 30 Mei 2018 | 11:07
Diproduksi : JUBI Jejak dan ketangguhan Sang Jenderal PERSIPURA
Senin, 28 Mei 2018 | 18:54
Diproduksi : JUBI Pembunuhan misterius OAP selama tahun 2015-2016
Senin, 28 Mei 2018 | 12:16
Diproduksi : admin West Papua Solidarity For EARTHQUAKE DISASTER IN NEW GUINEA
Minggu, 27 Mei 2018 | 08:37
Diproduksi : West Papua UPdates Tiga Lembaga Publik yang paling sering dilaporkan Masyarakat Papua ke Ombudsman
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:18
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) ‹ › Terkini
  • Pesawat Dimonim Air tertembak di bandara Nduga

    Polhukam â€" Jumat, 22 Juni 2018 | 22:04 WP
  • Sumber mata air Kali Kamwolker mulai mengering

    Lingkungan â€" Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
  • FDS didominasi stand pemerintahan, yang lokal terpinggirkan

    Mamta â€" Jumat, 22 Juni 2018 | 18:21 WP
  • Hasil evaluasi manajemen Persipura, Peter Butler akhirnya hengkang

    Lembar Olahraga â€" Jumat, 22 Juni 2018 | 16:36 WP
  • Pelestarian hutan harus didukung semua pihak

    Lingkungan â€" Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
  • Tindak tegas perusahaan tambang emas tanpa ijin di Musairo

    Saireri â€" Jumat, 22 Juni 2018 | 15:53 WP
  • Kabupaten Jayapura diharapkan jadi contoh pengembangan sagu Papua

    Otonomi â€" Jumat, 22 Juni 2018 | 15:39 WP
  • Soedarmo minta perguruan tinggi ikut kembangkan sagu

    Otonomi â€" Jumat, 22 Juni 2018 | 15:36 WP
  • Senin, Pemprov akan putuskan sanksi untuk ASN malas

    Otonomi â€" Jumat, 22 Juni 2018 | 15:29 WP
  • Kampanye terakhir di Wamena dikuatirkan ganggu penerbangan

    Pilkada Papua â€" Jumat, 22 Juni 2018 | 15:24 WP
Populer In memoriam Elieser Awom : Sniper pertama dari West Papua, pejuang Papua Merdeka Pengalaman |â€" Minggu, 17 Juni 2018 WP | 4112x views ULMWP : 5 warga sipil Timika ditangkap karena aspirasi Papua Merdeka Berita Papua |â€" Rabu, 13 Juni 2018 WP | 2831x views Kematian Tuan Eliezer Awom, duka bangsa dan rakyat West Papua Polhukam |â€" Minggu, 17 Juni 2018 WP | 2216x views Dinilai hina bangsa Papua, DAP minta Kapolri periksa Vennetie R Dannes Polhukam |â€" Rabu, 20 Juni 2018 WP | 1800x views Western Phnom Penh FC kontrak tiga pemain Papua Lembar Olahraga |â€" Jumat, 22 Juni 2018 WP | 1679x views STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Liputan 24 Nabire